Mengikuti Pra Bunda Sayang – Ibu Profesional Batch 7 dan Misi Pos1

Tahun ini, aku membulatkan tekad untuk ikut kelas Bunda Sayang (BunSay) di Himpunan Mahasiswa Ibu Profesional (Hima IP), setelah 3-4 kali selalu ku skip. Maklum, di kelas Bunsay ini akan ada tantangan di setiap bulannya. Jika tidak berhasil menyelesaikan tantangan di suatu level, maka tidak akan bisa lanjut untuk belajar di level berikutnya. Dan biasanya lama tantangan ini sekitar 9-12 bulan (setiap batch sepertinya memiliki aturan tantangan yang berbeda-beda)

Nah di Juni 2021 ini adalah Bunsay batch-7. Pada batch ini, disebut Pantai Bentang Petualang Bunda Sayang Batch 7. Sebelum mulai berpetualang di Pantai Bentang (masuk ke the real fase Bunsay), kami harus melewati terlebih dahulu Pra-Bunsay selama kurang lebih 1 bulan.

Agenda Pra Bunda Sayang – Ibu Profesional Batch 7

Daan.. Di masa Pra-Bunsay ini ada beberapa pos yang harus dilewati, yaitu sebagai berikut:

Agenda Pra-Bunda Sayang Ibu Profesional Batch 7
Agenda Pra-Bunda Sayang Ibu Profesional Batch 7 (Sumber: FBG Bunda Sayang Batch 7)

 

Materi di Pos 1 Pra Bunsay: Code of Conduct

Nah, pada tulisan ini aku akan mengulas sedikit materi yang didapatkan dari Pos 1 beserta tugasku. Materi disampaikan oleh Chika Dzikra pada Live FB Group di hari Senin, 21 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

“Ibu itu salah satu arsitek peradaban, bagaimana bisa membangun peradaban kalau diri kita sendiri masih tuna adab” – Septi Peni Wulandani

Itu adalah salah satu latar belakang kenapa kita sebagai ibu perlu memahami Code of Conduct (selanjutnya disebut COC)

Jika diartikan secara harfiah, COC adalah kode etik. Di Ibu Profesional,  COC adalah pedoman berperilaku bermartabat, yakni beberapa aturan yang dibuat, dipahami, dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama.

Kenapa perlu ada COC? Karena di IP itu ada banyak kepala (orang), tentunya ada pikiran yang beragam serta banyak tujuan. Oleh karena itu, untuk meminimalisir conflict of interest (konflik kepentingan) dan agar orang-orang di dalamnya bahagia berkomunitas di IP, maka dibutuhkanlah pedoman berperilaku atau COC.

Secara umum, prinsip perilaku bermartabat di Ibu Profesional adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki Adab yang Baik

Contoh:

  • Murid Siap, Guru Datang. Tidak semua orang siap menerima ilmu. Jika ilmu diberikan kepada orang yang tidak siap, malah menjadi api, bukan menjadi cahaya.
  • Hadir sebelum majelis ilmu dimulai, sabar sampai runtutan ilmu selesai.

 Adab itu bisa dilatih, misal bulan pertama melatih adab hadir tepat waktu, bulan berikutnya melatih adab mengerjakan tugas tidak mepet-mepet.

  1. Aktif dan Bertanggung jawab

Aktif, karena berdiskusi atau sharing-sharing itu tidak bisa satu arah, tidak boleh menjadi silent reader. Bila murid tidak memberikan respon/ feedback, maka fasilitator juga jadi tidak tahu pemahaman murid.

Kita bertanggung jawab terhadap diri sendiri, misal mengecek tugas mandiri, mengatakan bahwa tidak mendapatkan informasi dari Kahima

  1. Publikasi yang Bermartabat dan Bertanggung jawab

Contoh publikasi yang tidak bertanggung jawab adalah menyebarkan/ menyampaikan informasi yang sumbernya tidak jelas, misalnya “copas dari grup sebelah” à informasi begini sulit dibuktikan kebenarannya. Contoh publikasi yang tidak bermartabat adalah share informasi di luar dari Ibu Profesional, karena khawatir ada konflik kepentingan.

Kita harus bertanggung jawab terhadap sumber-sumbernya, menyebutkan sumber informasi.

 

Jadi, detail perilaku bermartabat atau yang sesuai dengan COC itu apa saja sih?

Semua perilaku boleh, kecuali yang tidak boleh. Nah, karena perilaku yang bolehnya lebih banyak jumlahnya, maka berikut ini adalah hal-hal/ perilaku yang TIDAK BOLEH dilakukan:

  1. Membicarakan politik dan kritik pemerintah
  2. Ghibah
  3. Fitnah
  4. Khilafiyah
  5. Perilaku anti keberagaman
  6. SARAT (Suku, Agama, Ras, Antar golongan)
  7. Mengirimkan screenshot potongan pembicaraan –> Percakapan di dalam grup tidak boleh dibagikan ke luar grup, karena khawatir ada mispersepsi, sehingga berpotensi menjadi adu domba. Percakapan pribadi pun tidak boleh dibagi ke pihak lain. Semisal mengadu ke pihak berwenang tentang perilaku seseorang (sebaiknya menggunakan kata-kata sendiri). Jika ditanya, mana buktinya? Baru kita boleh share screenshot nya.
  1. Forward percakapan –> mem-forward percakapan juga tidak boleh (tidak sesuai dengan COC karena), karena khawatir terjadi mispersepsi.
  2. Konflik kepentingan (partai, pribadi, bisnis, value)

 

Apa konsekuensinya jika ada pelanggaran?

  • Suasana belajar dan komunitas jadi tidak kondusif –> IP memiliki tujuan sebagai rumah kedua para ibu/ wanita Indonesia, sehingga apabila ada pelanggaran, maka suasananya akan tidak kondusif
  • Predikat “tidak bermartabat”
  • Keluar dengan kesadaran, atau dikeluarkan
  • Keanggotaan dicabut

Semisal kita melihat Manop berperilaku salah, maka melaporkannya itu ke KaHima. Tapi sebelumnya konfirmasi terlebih dulu ke orang yang bersangkutan, agar tidak terjadi fitnah.

 

“Pedoman atau COC ini untuk menilai diri kita sendiri, bukan untuk menilai/ mengukur orang lain, karena nantinya malah bisa menjadi konflik.”

“COC, agar aku, kamu, dan kita BAHAGIA dalam berkomunitas..”

 

Tugas Pos 1 Pra Bunda Sayang

Lakukan self talk, Bagaimana kita melakukan penerapan CoC selama menjadi member IP?

Lakukan dengan analisa 3B (Benar, Baik, Bermanfaat)

Jawaban

  1. Tidak mengikuti diskusi langsung (Live), karena sedang jam bekerja di kantor

Analisa:

  • Benar: iya, karena bukan termasuk yang tidak diperbolehkan COC
  • Baik: iya, karena waktu tersebut digunakan untuk menyelesaikan tugas kantor
  • Bermanfaat: kurang, karena jadi tidak bisa mengikuti diskusi secara langsung. Tetapi pemahaman tentang materi masih bisa dikejar dengan cara membaca/ menonton siaran ulangnya

Kesimpulan: perilaku ini sesuai dengan COC, akan tetapi lebih baik apabila mengikuti diskusi secara langsung (Live) dan hadir sebelum diskusi dimulai

  1. Mengerjakan tugas dekat dengan deadline, padahal tidak ada halangan khusus

Analisa:

  • Benar: iya, karena bukan termasuk yang tidak diperbolehkan COC
  • Baik: kurang, karena meskipun berhasil mengumpulkan tugas, tetapi khawatirnya tugas yang dikerjakan tersebut tidak sepenuhya dihayati
  • Bermanfaat: tidak, karena jadi tidak maksimal. Tugas itu sebenarnya untuk kepentingan/ kebaikan kita sendiri. Bila dikerjakan mepet-mepet, hasilnya tidak akan maksimal.

Kesimpulan: perilaku ini tidak sesuai dengan COC. Perilaku yang sesuai dengan COC adalah mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, bisa dicicil jauh-jauh hari dengan mengulang membaca materi agar lebih paham

  1. Menanggapi sharing atau pemikiran sesama peserta Bunda Sayang saat berdiskusi

Analisa:

  • Benar: iya, karena bukan termasuk yang tidak diperbolehkan COC
  • Baik: iya, karena kita jadi tahu ada case yang seperti itu
  • Bermanfaat: iya, karena bisa jadi tanggapan tersebut bermanfaat untuk peserta lain. Dan kita pun jadi bisa tahu/ crosscheck apakah pemikiran kita benar atau keliru.

Kesimpulan: perilaku ini sesuai dengan COC

  1. Membaca tugas dari peserta Bunda Sayang yang lain

Analisa:

  • Benar: iya, karena bukan termasuk yang tidak diperbolehkan COC
  • Baik: iya, karena kita jadi dapat inspirasi untuk mengerjakan tugas, tetapi tidak boleh menjiplak (plagiat)
  • Bermanfaat: iya, karena kita jadi terpacu untuk segera mengerjakan tugas dan menyelesaikannya.

Kesimpulan: perilaku ini sesuai dengan COC, asalkan kita tidak melakukan plagiasi

  1. Mengingatkan teman yang sedang mengkritik pemerintah karena Covid yang tak kunjung selesai

Analisa:

  • Benar: iya, karena mengkritik pemerintah adalah salah satu hal yang tidak diperbolehkan di COC
  • Baik: iya, agar teman kita bisa kembali berperilaku yang bermartabat
  • Bermanfaat: iya, karena bisa menjaga suasana diskusi tetap kondusif

Kesimpulan: perilaku ini sesuai dengan COC

Demikian tulisan serta tugas dari Pos 1 ini. Jika ada masukan, monggo boleh banget ditulis di kolom komentar atau japri saya. Terima kasih. 

 

#Misi1prabunsay7
#TranscityHarmoni
#InstitutIbuProfesional
#IbuProfesionalForIndonesia
#SemestaKaryaUntukIndonesia

About the Author

1 thought on “Mengikuti Pra Bunda Sayang – Ibu Profesional Batch 7 dan Misi Pos1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *